Potensi Desa
Berikut adalah beberapa bidang yang memiliki potensi di Desa Krisik :
Desa krisik berada di wilayah pegunungan memiliki aliran sungai yang sangat jernih, aliran sungai yang turun langsung melalui perbukitan dari lereng Gunung Wilis membentuk Air Terjun. Aliran sungai yang langsung turun menjadi potensi bagi petani di Krisik dengan memanfaatkan air menjadi sumber untuk kebutuhan pertanian mereka. Desa Krisik cocok untuk budidaya tanaman holtikultura (buah dan sayur). Kondisi tersebut ditunjang dengan ketersediaan air yang melimpah dan kontur tanah yang berbukit-bukit. Desa Krisik memiliki potensi unggulan di sektor pertanian karena memiliki lahan yang luas dan subur
Beberapa jenis tanaman yang potensial untuk ditanam di lahan kering Desa Krisik adalah padi sawah, wortel, kubis, jagung, dan bawang merah. Dengan hasil produksi padi sawah 3 ton, wortel 200 ton, kubis 100 ton, jagung 10 ton, dan bawang merah 15 ton. Dengan memanfaatkan potensi ini, Desa Krisik dapat mengembangkan sektor pertanian dan meningkatkan hasil pertanian melalui intensifikasi, ekstensifikasi, diversifikasi, mekanisasi, dan rehabilitas pertanian
Sektor perkebunan juga menjadi salah satu mata pencaharian bagi sebagian besar masyarakat Desa Krisik, baik mereka yang memiliki lahan atau yang tidak. Jenis komoditas perkebunan yang dikembangkan petani Desa Krisik adalah Cengkeh dan Kopi. produksi Cengkeh di Desa Krisik sebesar 200 ton untuk luas lahan 20 Ha di perkebunan milik rakyat berdasarkan data
Beberapa jenis tanaman yang potensial untuk ditanam di lahan kering Desa Krisik adalah padi sawah, wortel, kubis, jagung, dan bawang merah. Dengan hasil produksi padi sawah 3 ton, wortel 200 ton, kubis 100 ton, jagung 10 ton, dan bawang merah 15 ton. Dengan memanfaatkan potensi ini, Desa Krisik dapat mengembangkan sektor pertanian dan meningkatkan hasil pertanian melalui intensifikasi, ekstensifikasi, diversifikasi, mekanisasi, dan rehabilitas pertanian
Hutan berperan sebagai pencegah erosi tanah, penyaring dan pengatur aliran air bersih, pengontrol hama dan penyakit, tempat berkumpul fauna yang berfungsi sebagai penyerbuk dan pencegahan pemanasan global dengan menyerap karbon. Hutan juga berfungsi sebagai penyedia bahan-bahan yang kita butuhkan dikehidupan sehari-hari
Kawasan hutan yang luas, iklim tropis yang menjadikan tanaman cepat tumbuh dan kekayaan yang tinggi, menjadikan potensi besar yang bisa dikembangkan pada masa yang akan datang. Tak kalahdari kekayaan hutan Desa Krisik, sektor hutan di Desa Krisik memiliki keindahan sebagai nilai lebihnya. Luas tanah Hutan Desa Krisik sebesar 600 Ha. Dengan kmoditas mahoni, kayu sengon, dan bambu. Hasil dari komoditas ini, mahoni sebesar 30 ton, kayu sengon 500 ton dan bambu 400 ton
Desa Krisik dikenal dengan kawasan sentra sapi perah. Sektor peternakan merupakan salah satu sektor unggulan di Desa Krisik yang terus didorong untuk dikembangkan, sehingga Krisik mampu menjadi daerah penyedia ternak. Berbagai upaya dilakukan untuk meningkatkan populasi dan produksi ternak , ketersediaan pakan, hingga memberdayakan sumber daya manusia dibidang peternakan menjadi mandiri untuk menghadirkan produk unggulan yang berdaya saing di pasar domestik dan global. Bahkan banyak upaya yang dilakukan ketika terjadi wabah penyakit yang menyimpan hewan ternak
Produk-produk hasil ternak seperti susu dan telur tidak hanya dijual sebagai bahan baku, namun diolah sedemikian rupa menjadi produk-produk bernilai ekonomis. Dengan adanya diversifikasi pengolahan hasil ternak, pada akhirnya turut menciptakan lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat. Dengan jumlah ternak penghasil susu sebanyak 1.800 ekor dan penghasil telur sebanyak 1000 ekor. Masyarakat Desa Krisik memiliki aktivitas mencari rumput untuk memberi makan ternaknya dan memeras susu pada pagi dan sore hari
Desa Krisik menyediakan beberapa fasilitas umum mulai dari tempat ibadah, layanan kesehatan seperti kegiatan posyandu balita dan lansia serta layanan polindes, sarana pendidikan dalam bentuk SMP Negeri 1 Pudak, sarana olahraga tersedia lapangan voli, ada balai desa sebagai tempat untuk melaksanakan kegiatan bersama warga, dan embung sebagai tempat untuk irigasi.
Irigasi merupakan upaya yang dilakukan untuk mengairi lahan pertanian. Di Embung banyak anak muda yang olahraga di sore hari dan embung menjadi salah satu tempat untuk mengadakan kegiatan besar karena ada lapangan yang besar. Embung menjadi salah satu potensi yang besar untuk kedepannya
Coban Lawe di Krisik adalah salah satu tempat wisata yang berada di Desa Krisik, Kabupaten Ponorog, Jawa Timur, Indonesia. Tempat ini sangat indah dan bisa memberikan sensasi yang berbeda dengan aktivitas kita sehari-hari. Penduduk lokal daerah Wisata Air terjun Coban Lawe di Ponorogo jungan sangat ramah terhadap wisatawan lokal maupun wisatawan asing
Lokasinya di kaki Gunung Wilis yang terkenal dengan hawa yang sejuk. Di sekitar Coban Lawe terdapat beberapa destinasi wisata menarik seperti perkebunan sayur dan wisata Tanah Goyang. Air Terjun Coban Lawe berada di wilayah pegunungan dengan aliran sungai yang jernih. Aliran air yang berasal dari kawasan perbukitan di lereng Gunung Wilis membentukn Air Terjun